ID EN

Veda Ega Bersinar di Sepang! Start Kedelapan, Finis Kedua Moto3 Malaysia

Minggu, 1 November 2026 | 12:40

Penulis: Rojes Saragih

Veda Ega Pratama
Veda Ega Pratama, pembalap Indonesia yang memperkuat Honda Team Asia.. Foto: AntaraNews

Pembalap Muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali mengukir prestasi bersejarah di panggung balap motor dunia. Rider Honda Team Asia ini berhasil finis di posisi kedua pada balapan utama Moto3 Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang, Minggu (1/11/2026).

Hasil ini menjadi pencapaian terbaik Veda sepanjang kiprahnya di kelas Moto3. Pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, itu berhasil mengamankan podium setelah melewati persaingan ketat dengan sejumlah pembalap papan atas.

Veda finis di belakang Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team yang keluar sebagai pemenang. Sementara posisi ketiga ditempati Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo.

Keberhasilan ini sekaligus menambah catatan impresif Veda pada musim debutnya di Kejuaraan Dunia Moto3 2026. Setelah sebelumnya meraih podium ketiga di Grand Prix Brasil, kini pembalap bernomor motor 9 itu berhasil meningkatkan pencapaiannya dengan finis sebagai runner-up di Sepang.

Start Kedelapan, Veda Langsung Bersaing di Barisan Depan


Mengawali balapan dari posisi kedelapan, Veda memperlihatkan performa kompetitif sejak lampu start dipadamkan.

Persaingan di awal lomba berlangsung ketat. Veda langsung berusaha memperbaiki posisinya dan berhasil naik ke urutan keenam pada lap pertama.

Sementara itu, David Almansa sempat memimpin jalannya balapan sebelum Maximo Quiles mengambil alih posisi terdepan pada lap keenam.

Veda terus menjaga kecepatannya dan mulai menembus kelompok terdepan. Pada lap kedelapan, Pembalap Indonesia tersebut berhasil masuk ke posisi ketiga setelah melewati David Almansa dan Hakim Danish.

Persaingan semakin menarik ketika Veda sempat merebut posisi kedua. Namun, Alvaro Carpe memberikan tekanan dan membuat pembalap Indonesia itu kembali turun ke posisi ketiga.

Memasuki lap kesembilan, Veda kembali mengambil alih posisi kedua. Akan tetapi, persaingan belum berakhir. Tekanan dari para pembalap di belakangnya membuat posisi podium masih sangat terbuka.

Sempat Turun ke Posisi Keempat, Veda Bangkit di Dua Lap Terakhir


Tantangan terbesar Veda datang ketika balapan memasuki lap ke-11. Ia harus kehilangan dua posisi setelah dilewati Hakim Danish dan Alvaro Carpe sehingga turun ke urutan keempat.

Situasi tersebut membuat peluang meraih podium semakin menantang. Namun, Veda tidak kehilangan momentum.

Dengan balapan yang semakin mendekati akhir, pembalap Honda Team Asia itu kembali memperlihatkan kemampuannya dalam membaca persaingan.

Saat lomba menyisakan dua lap, Veda berhasil merebut kembali posisi kedua. Ia kemudian mempertahankan posisinya hingga melewati garis finis.

Hasil tersebut memastikan Veda berdiri di podium kedua Moto3 Malaysia 2026, sekaligus menjadi pencapaian terbaiknya sejauh ini di kejuaraan dunia.

Tambahan 20 Poin, Koleksi Veda Menjadi 131 Poin


Podium kedua di Sepang memberikan tambahan 20 poin bagi Veda Ega Pratama. Dengan hasil tersebut, koleksi poinnya meningkat menjadi 131 poin pada klasemen sementara Moto3 2026.

Tambahan poin ini menjadi modal penting bagi Veda untuk memperkuat posisinya dalam persaingan musim ini.

Sementara itu, kemenangan di Malaysia semakin memperkokoh posisi Maximo Quiles di puncak klasemen dengan koleksi 376 poin.

Bagi Veda, pencapaian di Sepang menjadi bukti perkembangan yang menjanjikan pada musim pertamanya di Moto3. Ia kini tidak hanya mampu bersaing untuk menembus sepuluh besar, tetapi juga menunjukkan kapasitas untuk bertarung memperebutkan kemenangan.

Dari Podium Brasil hingga Runner-up di Sepang


Perjalanan Veda pada musim 2026 telah menghadirkan sejumlah catatan penting bagi olahraga balap Indonesia.

Pada Grand Prix Brasil, Maret 2026, Veda berhasil finis di posisi ketiga. Prestasi itu menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang berhasil naik podium dalam ajang Grand Prix balap motor dunia.

MotoGP juga mencatat Veda sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil meraih podium di kejuaraan dunia tersebut.

Perkembangannya berlanjut di Grand Prix Malaysia. Kali ini, Veda berhasil meningkatkan pencapaian dengan menempati posisi kedua setelah melalui pertarungan sengit sepanjang balapan.

Keberhasilan di Sepang bukan sekadar tambahan prestasi pribadi. Hasil ini juga memperlihatkan semakin kompetitifnya pembalap Indonesia dalam persaingan balap motor internasional.

Dengan usia yang masih 17 tahun dan perjalanan karier yang masih panjang, Veda Ega Pratama menjadi salah satu talenta yang patut diperhitungkan di masa depan.

Podium kedua Moto3 Malaysia 2026 menjadi babak penting dalam perjalanan tersebut. Bagi Indonesia, Merah Putih kembali berkibar di podium kejuaraan dunia.

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!