ID EN

Aprilia Belum Menyerah, Jorge Martin Diharapkan Hadir di MotoGP Malaysia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:35

Penulis: Arif S

Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin
Arsip foto - Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin. . Foto: Antaranews/X/88jorgemartin

Persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 memasuki fase krusial setelah kecelakaan pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin di sprint race MotoGP Australia mengancam peluangnya untuk bersaing di seri berikutnya. Manajer Ducati Lenovo Davide Tardozzi menilai Martin melakukan kesalahan fatal, sementara tim Aprilia masih berharap Martin bisa membalap di MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, 1 November mendatang.

Martin mengalami kecelakaan pada lap kedelapan sprint race di Sirkuit Phillip Island, Sabtu 24 Oktober. Akibat insiden itu, Martin mengalami retak tulang tangan dan terpaksa mundur dari balapan utama MotoGP Australia. Balapan utama itu akhirnya ditunda karena kondisi kabut.

Kecelakaan itu menjadi pukulan bagi Martin yang sedang bersaing dengan Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia. Situasi ini juga membuka peluang bagi Marquez untuk memperbesar keunggulannya di klasemen apabila pembalap Martin tidak bisa tampil pada seri berikutnya.

Davide Tardozzi Sebut Jorge Martin Lakukan Kesalahan Fatal

Manajer Ducati Lenovo Davide Tardozzi menilai Martin sebenarnya memiliki kecepatan untuk memberikan perlawanan kepada Marc Marquez hingga akhir musim. Namun, kesalahan yang berujung kecelakaan di Phillip Island berpoensi mengubah persaingan.

"Martin membuat sebuah kesalahan, tapi dia sangat, sangat kompetitif...saya pikir ini akan menjadi pertarungan sampai akhir (antara Marc Marquez menghadapi Martin), tapi sayangnya, dia membuat kesalahan," ujar Tardozzi dikutip dari MotoGP, Selasa.

Sebelum insiden terjadi, Martin masih menjadi salah satu pesaing utama Marquez dalam perburuan gelar. Berdasarkan data klasemen, Marquez memimpin dengan 365 poin, unggul sepuluh poin atas Martin.

Meski kecelakaan Martin berpotensi menguntungkan Ducati, Tardozzi mengingatkan timnya agar tidak meremehkan kekuatan Aprilia. Menurutnya, persaingan gelar belum selesai.

"Kami tahu lawan kami sangat kuat. Mereka memiliki dua pembalap bersaing untuk gelar juara dunia. Jadi mereka memiliki segala hormat kami, karena kami tahu potensi mereka sebagai pabrik dan sebagai pengendara," kata Tardozzi.

Ia juga menegaskan keyakinannya terhadap kekuatan Ducati, terutama dengan keberadaan Marquez yang kini memimpin klasemen.

"Tapi sekali lagi, kami adalah Ducati, kami selalu ada, dan kami memiliki Marc Marquez," imbuh pria asal Italia.

Aprilia Berharap Jorge Martin Bisa Hadir di Sepang

Kubu Aprilia Racing berharap Martin bisa kembali membalap. Manajer tim Massimo Rivola ingin pembalap andalannya setidaknya dapat hadir bersama tim di MotoGP Malaysia, meski kondisi fisiknya belum memastikan kemungkinan untuk turun balapan.

"Sangat, sangat sulit. Saya harap dapat menyaksikan Martin di Sepang, setidaknya bersama kami," kata Rivola dikutip dari MotoGP, Selasa.

Rivola mengakui perjalanan Martin bersama Aprilia terkendala cedera dan keberuntungan. Meski demikian, ia bersyukur cedera pembalapnya hanya retak tulang tangan.

"Saya pikir cerita antara Aprilia dan Jorge selalu di luar keberuntungan. Satu-satunya aspek keberuntungan adalah tulangnya hanya mengalami keretakan; ini bukan mendramatisasi," tambahnya.

Martin dikonfirmasi tidak akan kembali ke Spanyol untuk menjalani penanganan lanjutan atas cederanya. Namun, Rivola belum dapat memastikan apakah pembalap berjuluk Martinator itu mampu mengikuti balapan di Sepang. Aprilia memilih menunggu perkembangan kondisi fisiknya sebelum mengambil keputusan.

"Kami tidak benar-benar beruntung dengan Martin, tapi tentu kami tidak akan menyerah sampai akhir," katanya. 

Kondisi Martin menjadi perhatian besar menjelang MotoGP Malaysia. Dengan selisih poin tipis, setiap hasil balapan dapat memengaruhi persaingan menuju gelar juara dunia musim ini.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!