ID EN

Wisata Hemat: Malaysia dan Singapura Bisa Jadi Pilihan Liburan Singkat Gen Z Indonesia

Kamis, 5 November 2026 | 15:30

Penulis: Arif S

Singapura
Singapura salah satu destinasi wisata belanja di dunia.. Foto: Pixabay

Malaysia dan Singapura bukan hanya menjadi Destinasi Favorit Wisatawan Indonesia secara umum. Dua negara tetangga ini juga menawarkan pilihan menarik bagi generasi Z yang ingin menikmati liburan singkat, berburu kuliner, menjelajahi kota, sekaligus mendapatkan pengalaman baru untuk dibagikan di media sosial.

Bagi Gen Z, perjalanan tidak selalu harus berlangsung lama atau menghabiskan banyak uang. Mengunjungi tempat ikonik, mencoba makanan khas, menemukan sudut kota yang menarik, hingga menikmati suasana lokal bisa menjadi bagian dari pengalaman liburan yang berkesan.

Tren itu sejalan dengan hasil Jenius Study 2026: Perilaku Traveling Lintas Generasi yang melibatkan 300 responden melalui survei daring dan wawancara mendalam pada November 2025 hingga Januari 2026.

Studi itu menemukan Gen Z cenderung dipengaruhi rekomendasi teman dan media sosial ketika menyusun perjalanan. Mereka lebih fleksibel dalam membuat itinerary dan bersedia mengubah rencana ketika menemukan tempat yang dianggap lebih menarik.

Menariknya, Gen Z menunjukkan ketertarikan lebih besar untuk menjelajahi destinasi luar negeri dibandingkan generasi lebih tua. Dalam daftar tujuan internasional favorit responden, Singapura masuk lima besar bersama Jepang, Tiongkok, Thailand, dan Eropa. 

Berburu Pengalaman, Bukan Sekadar Mengunjungi Tempat

Perubahan cara Gen Z menikmati perjalanan terlihat dari pilihan aktivitas. Mereka tidak hanya ingin mendatangi destinasi populer, tetapi juga mencari pengalaman yang sesuai dengan minat pribadi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Islamic Economics and Business pada Juli 2026 mengkaji pengaruh video wisata berdurasi pendek di TikTok terhadap minat perjalanan Gen Z Indonesia.

Penelitian terhadap 237 pengguna TikTok dari kelompok Gen Z menemukan, pengalaman menikmati konten video memiliki pengaruh kuat terhadap terbentuknya niat berkunjung. Kemudahan memahami informasi dan kelengkapan konten juga berperan dalam membangun ketertarikan terhadap destinasi.

Studi itu menyebutkan Gen Z mengalokasikan sekitar 29 persen pendapatannya untuk aktivitas pariwisata. Angka ini merupakan temuan dalam konteks penelitian itu, bukan gambaran seluruh populasi Gen Z Indonesia. 

Temuan itu mempekan mengapa destinasi yang memiliki banyak sudut menarik, kuliner khas, dan pengalaman berbeda mudah masuk dalam daftar perjalanan anak muda.

Malaysia dan Singapura menawarkan kombinasi itu. Kuala Lumpur memiliki kawasan Chinatown, Jalan Alor, Dataran Merdeka, dan KLCC Park. Sementara itu, Singapura menawarkan Merlion Park, kawasan Marina Bay, Little India, dan Gardens by the Bay.

Kuala Lumpur, Pilihan untuk Wisata Kota dan Kuliner

Bagi Gen Z yang ingin melakukan perjalanan singkat dengan anggaran lebih terkendali, Kuala Lumpur bisa menjadi pilihan.

Kawasan Chinatown dan Petaling Street menawarkan pengalaman menjelajahi pasar, toko suvenir, bangunan bersejarah, serta aneka kuliner lokal. Wisatawan juga bisa berjalan-jalan di Dataran Merdeka atau menikmati ruang terbuka KLCC Park tanpa harus membeli tiket masuk.

Aktivitas kuliner dapat dilanjutkan ke Jalan Alor yang dikenal dengan deretan tempat makan dan jajanan. Kawasan ini menarik bagi wisatawan yang ingin mencoba berbagai menu lokal dalam satu perjalanan.

Wisatawan juga dapat memanfaatkan jaringan MRT, LRT, monorel, dan bus Rapid KL. 

Dengan menggabungkan wisata jalan kaki, kuliner lokal, dan Transportasi Publik, Kuala Lumpur dapat menjadi destinasi yang cocok untuk perjalanan singkat bersama teman maupun pasangan.

Singapura, Kota Modern dengan Banyak Spot Gratis

Singapura menawarkan pengalaman berbeda bagi Gen Z yang tertarik dengan suasana kota modern, arsitektur, dan ruang publik tertata.

Merlion Park menjadi salah satu tempat mudah dikunjungi untuk menikmati pemandangan Marina Bay dan berfoto dengan ikon negara itu. Wisatawan juga bisa menjelajahi kawasan Little India untuk melihat suasana multikultural, bangunan berwarna-warni, serta mencoba makanan khas.

Pilihan lain adalah Singapore Botanic Gardens yang masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO. Taman ini bisa dinikmati tanpa biaya masuk, meskipun beberapa atraksi di dalamnya menerapkan tiket tersendiri.

Menjelang malam, Supertree Grove di Gardens by the Bay menjadi pilihan untuk menikmati pertunjukan cahaya dan musik Garden Rhapsody. 

Area Supertree Grove dapat diakses tanpa tiket masuk, sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati atraksi visual tanpa menambah anggaran.

Singapura juga memiliki jaringan MRT dan bus yang memudahkan wisatawan berpindah dari satu kawasan ke kawasan lain. Sistem tarif berdasarkan jarak membuat pengeluaran transportasi dapat disesuaikan dengan rute perjalanan.

Konten Media Sosial dan Perencanaan Anggaran

Media sosial memang menjadi salah satu sumber inspirasi perjalanan Gen Z. Namun, popularitas sebuah destinasi tidak selalu harus diikuti dengan pengeluaran besar.

Jenius Study 2026 mencatat media sosial menjadi referensi utama itinerary bagi 35 persen responden Gen Z. Angka itu hampir menyamai peran Google Maps sebagai sumber informasi perjalanan. 

Karena itu, wisatawan muda dapat memanfaatkan konten digital untuk menemukan tempat menarik sekaligus membandingkan biaya sebelum berangkat. Namun, informasi harga, jam operasional, dan akses transportasi tetap perlu diperiksa melalui sumber resmi.

Perencanaan anggaran juga penting agar perjalanan tidak berakhir dengan pengeluaran di luar rencana. Harga tiket pesawat, penginapan, makan, dan transportasi sebaiknya dihitung sebagai satu kesatuan.

Pada akhirnya, liburan ke Malaysia atau Singapura tidak harus berisi kunjungan ke semua tempat populer. Gen Z dapat memilih beberapa destinasi yang sesuai dengan minat, menyusun rute yang efisien, dan menyisakan waktu untuk menikmati suasana lokal.

Perjalanan singkat tetap bisa menghadirkan pengalaman berkesan, mulai dari mencicipi makanan baru, menemukan sudut kota yang unik, hingga mengenal kebiasaan masyarakat setempat.***



Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!