ID EN

Como 1907 Bikin Sejarah: Hancurkan Lens 9-1, Douvikas Bersinar di Liga Champions

Kamis, 5 November 2026 | 07:13

Penulis: Arif S

Anastasios Douvikas mencetak hattrick
Anastasios Douvikas mencetak hattrick saat Como 1907 menang 9-1 atas Lens di Liga Champions 2026/2027. . Foto: Antaranews/UEFA.com

Como 1907 membuat kejutan besar di Liga Champions 2026/2027. Tim asuhan Cesc Fabregas menghancurkan Lens dengan skor 9-1 dalam pertandingan matchday keempat fase liga di Stadion Bollaert-Delelis, Kamis 5 November 2026 dini hari WIB.

Kemenangan itu menjadi salah satu hasil paling mencolok dalam sejarah kompetisi antarklub tertinggi Eropa. Como tidak hanya membawa pulang tiga poin, tetapi juga menyamai rekor selisih kemenangan terbesar dalam sejarah Liga Champions.

Anastasios Douvikas menjadi pemain paling menonjol dalam pertandingan ini. Penyerang asal Yunani mencetak tiga gol sekaligus menyumbangkan satu assist untuk gol Nico Paz.

Douvikas membuka keunggulan Como di menit ke-7. Ia menyambar bola hasil sundulan Maximo Perrone setelah situasi sepak pojok dan membawa tim tamu unggul 1-0.

Como terus menekan pertahanan Lens. Di menit ke-32, Douvikas kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menuntaskan serangan melalui kombinasi operan dari lini belakang.

Delapan menit kemudian, giliran Nico Paz memperbesar keunggulan menjadi 3-0. Gelandang asal Argentina memaksimalkan umpan Douvikas sekaligus membawa Como menutup babak pertama dengan keunggulan nyaman.

Dominasi Como berlanjut setelah turun minum. Lucas da Cunha mencetak gol keempat di menit ke-47 melalui kerja sama satu-dua dengan Paz sebelum melepaskan penyelesaian di depan gawang.

Marc-Oliver Kempf kemudian menambah keunggulan melalui sundulan. Douvikas melengkapi hattrick di menit ke-57 setelah menerima umpan Paz. Como semakin menjauh dengan skor 6-0.

Cesc Fabregas juga mendapatkan kontribusi dari pemain pengganti. Baru satu menit di lapangan, Mattia Liberali mencetak gol ketujuh Como di menit ke-62 melalui tembakan kaki bagian luar.

Lens sempat membalas lewat Ruben Aguilar di menit ke-65. Ia memanfaatkan situasi sepak pojok dan melepaskan tendangan voli untuk mengubah skor menjadi 1-7.

Namun, gol itu tidak mengubah jalannya pertandingan. Martin Baturina kembali memperlebar jarak di menit ke-69, sebelum Matteo Papaccioli menutup pesta gol Como di masa injury time.

Dengan hasil ini, Como mengoleksi sembilan poin dari empat pertandingan dan menempati peringkat keempat klasemen sementara fase liga. Mereka telah mencatat tiga kemenangan, termasuk kemenangan atas RB Leipzig dan Manchester United.

Produktivitas Como juga menjadi sorotan. Menurut data UEFA setelah matchday keempat, klub asal Italia telah mencetak 19 gol dan menempati posisi kedua dalam daftar tim tersubur, hanya di bawah Paris Saint-Germain dengan 20 gol.

Douvikas memimpin daftar pencetak gol sementara dengan enam gol. Sementara itu, Nico Paz berada di posisi teratas daftar pemberi assist dengan lima umpan berbuah gol.

Catatan 19 gol Como dalam empat pertandingan pertama juga menyamai rekor Queens Park Rangers pada 1976 sebagai klub dengan jumlah gol terbanyak dalam empat laga pertamanya di kompetisi antarklub utama Eropa.

Kemenangan atas Lens menjadi bukti Como bukan sekadar peserta pelengkap dalam debutnya di Liga Champions. Fabregas membawa timnya tampil agresif dan produktif, sekaligus membuka peluang untuk bersaing di papan atas fase liga.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!