ID EN

Marc Warren Kembali ke DP World Tour Setelah Tiga Tahun, Bangkit di Usia 45 Tahun

Rabu, 4 November 2026 | 17:00

Penulis: Arif S

Ilustrasi - Turnamen golf
Ilustrasi - Turnamen golf.. Foto: Pixabay

Marc Warren akhirnya mendapatkan kembali tempatnya di DP World Tour. Pegolf Skotlandia berusia 45 tahun memastikan tiket promosi setelah melewati perjuangan dramatis pada delapan hole terakhir turnamen final HotelPlanner Tour di Mallorca, Spanyol.

Warren mengamankan posisi kelima bersama dalam turnamen penutup kompetisi kasta kedua. Hasil itu cukup untuk mengangkat posisinya ke peringkat ke-13 Klasemen akhir Road to Mallorca sekaligus memastikan tiket kembali ke DP World Tour setelah tiga tahun kehilangan kartu keanggotaannya.

Perjalanan Warren menuju promosi tidak berjalan mulus. Ia mengawali pekan di posisi ke-20 klasemen Road to Mallorca, sementara hanya 15 pegolf teratas yang berhak mendapatkan tempat di DP World Tour musim berikutnya.

Tekanan semakin besar ketika Warren turun ke posisi ke-22 saat mencapai giliran sembilan hole terakhir. Namun, pegolf tertua di lapangan itu menolak menyerah. 

Ia meningkatkan permainan pada delapan hole terakhir dan akhirnya menutup turnamen dengan hasil yang membawanya masuk ke kelompok 15 besar.

Warren finis tujuh pukulan di belakang Julien Sale yang keluar sebagai juara. Pegolf Prancis berusia 29 tahun tampil dominan dan memenangi turnamen dengan keunggulan empat pukulan.

Keberhasilan itu terasa istimewa bagi Warren. Ia sebelumnya telah mengoleksi empat kemenangan di DP World Tour dan pernah mencapai peringkat ke-48 dunia. 

Kembali ke kompetisi utama setelah tiga tahun menjadi bukti, pengalaman masih bisa menjadi modal penting dalam persaingan golf profesional.

Dalam wawancara dengan The Scotsman, Warren mengungkapkan dirinya menyadari pentingnya putt di hole terakhir setelah melihat papan klasemen.

"Saya harus mencetak birdie. Saat itu, tidak ada pilihan untuk bermain aman bagi saya. Saya tahu kami harus mencetak tiga pukulan di hole 18. Itu berarti diperlukan tiga pukulan bagus dan itulah yang berhasil kami lakukan," ujarnya dikutip BBC.

Kebangkitan Warren menjadi salah satu kisah menarik dari persaingan promosi HotelPlanner Tour musim ini.

Ia tidak hanya harus mengejar ketertinggalan di lapangan, tetapi juga menjaga posisinya dalam klasemen keseluruhan yang menentukan masa depan kariernya.

Di sisi lain, Julien Sale mendapatkan hadiah terbesar dari kemenangan di Mallorca. Hasil itu mengantarkannya ke DP World Tour untuk pertama kalinya. 

Sale menyelesaikan musim dengan posisi kedua klasemen Road to Mallorca, sedangkan gelar juara klasemen akhir menjadi milik Hamish Brown.

Brown, pegolf berusia 27 tahun kelahiran Aalborg, Denmark, mempertahankan posisinya di puncak persaingan musim ini. Ia merupakan putra Marcus Brown, mantan profesional klub golf asal Skotlandia yang pindah dari Perthshire ke Denmark pada 1985.

Bagi Brown, keberhasilan mempertahankan gelar klasemen akhir memberikan dorongan kepercayaan diri setelah melewati musim tidak mudah di DP World Tour pada tahun sebelumnya.

"Tahun lalu saya menjalani musim yang sulit di DP World Tour, tetapi saya merasa sebenarnya tidak terlalu jauh dari harapkan. Dalam satu musim, ada momen-momen tertentu yang harus berjalan sesuai keinginan Anda dan saya tidak takut menghadapi musim depan," katanya.

Sementara Sale dan Brown menjadi dua nama teratas dalam klasemen akhir, dua pegolf Inggris juga mengamankan posisi. John Gough finis di peringkat ke-10, sedangkan Will Enefer berada di posisi ke-12.

Bagi Warren, keberhasilan kembali ke DP World Tour menjadi pencapaian penting setelah melewati tiga tahun di kompetisi kasta kedua. Ia kini memiliki kesempatan untuk kembali bersaing dengan para pegolf terbaik Eropa dan dunia.

Perjuangannya di Mallorca sekaligus memperlihatkan persaingan golf profesional tidak selalu ditentukan usia. Di usia 45 tahun, Warren masih mampu menjaga peluang, menghadapi tekanan, dan mengubah situasi sulit menjadi tiket kembali ke panggung utama.***

Komentar 0
Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!