Shin Tae-yong Belum Mainkan Shayne Pattynama, Debut di Persija Masih Tertunda
Rabu, 4 November 2026 | 16:00
Penulis: Arif S

Shayne Pattynama kembali harus menunda kesempatan menjalani debut bersama Persija Jakarta. Meski sudah masuk daftar pemain untuk menghadapi PSMS Medan dalam laga pembuka I.League Cup 2026/2027, bek kiri Timnas Indonesia tetap tidak mendapatkan menit bermain.
Persija bermain imbang 1-1 melawan PSMS di Stadion Utama Sumatera Utara, Medan, Selasa 3 November 2026. Macan Kemayoran sempat unggul melalui gol Figo Dennis di menit ke-42, sebelum Phillerson Natan menyamakan kedudukan di menit ke-80.
Dalam pertandingan itu, Persija mempercayakan posisi bek kiri kepada Pratama Arhan. Pemain Timnas Indonesia tampil selama 90 menit, sedangkan Dony Tri Pamungkas masuk di menit ke-67. Sementara, Shayne hanya berada di bangku cadangan hingga pertandingan berakhir.
BACA JUGA
Dewa United vs Persija: Misi Kebangkitan Osmar Loss Setelah Kekalahan Telak dari Arema
Shin Tae-yong Belum Puas Persija Jakarta Sapu Bersih Tiga Laga Awal Super League
Hasil Super League: Persija Kokoh di Puncak Klasemen, Persebaya Menang Dramatis
Situasi ini memperpanjang masa tunggu pemain berusia 28 tahun untuk mendapatkan kesempatan bersama Persija. Sebelumnya, Shayne juga belum masuk daftar pemain dalam sejumlah pertandingan BRI Super League 2026/2027.
Berdasarkan catatan pertandingan hingga 31 Oktober, Shayne tidak tercantum dalam skuad Persija saat menghadapi PSIM Yogyakarta, Persita Tangerang, Arema FC, Persik Kediri, dan Dewa United. Laga melawan PSMS menjadi kesempatan pertamanya masuk daftar pemain Persija pada musim ini, tetapi belum berujung pada debut.
Menariknya, Persija sebenarnya telah memberikan sinyal Shayne berpeluang mendapat kesempatan bermain di I.League Cup. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada kondisi pemain dan kebutuhan tim.
Sebelum pertandingan melawan PSMS, asisten pelatih Persija Choi In-cheul menjelaskan Shayne masih menjalani proses peningkatan kebugaran.
Ia menyebut tim pelatih akan memantau perkembangan pertandingan sebelum memutuskan apakah Shayne akan dimainkan.
Pada pertandingan itu, Shin Tae-yong tidak mendampingi Persija di Medan karena masalah kesehatan. Choi In-cheul kemudian mengambil alih tugas pelatih asal Korea Selatan itu sehingga belum dimainkannya Shayne di Medan bukan keputusan langsung Shin dari pinggir lapangan.
Meski demikian, persoalan kesempatan bermain Shayne tetap menjadi perhatian karena sebelumnya dirinya belum masuk skuad dalam kompetisi utama.
Shin sebenarnya pernah menjelaskan alasan belum memasukkan Shayne ke dalam skuad Persija. Dikutip dari laman I.League, 11 Oktober, Shin mengatakan Shayne membutuhkan waktu untuk beradaptasi setelah lebih banyak bergabung dengan Timnas Indonesia.
“Sementara itu, Shayne belum memiliki cukup waktu untuk berlatih bersama tim dan memahami taktik yang kami siapkan karena masih bergabung dengan tim nasional. Hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan mengapa ia belum masuk dalam susunan pemain,” ujar Shin Tae-yong.
Penjelasan itu berkaitan dengan aktivitas Shayne bersama Timnas Indonesia dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Ia baru bergabung dengan skuad Garuda setelah pemanggilan awal diumumkan, kemudian menjalani turnamen hingga partai final melawan Thailand pada 5 Oktober.
Shayne memang tidak menjadi pilihan utama sepanjang turnamen. Namun, ia mendapatkan kesempatan tampil pada final di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Masuk menggantikan Justin Hubner di menit ke-101, Shayne kemudian dipercaya menjadi salah satu eksekutor dalam adu penalti.
Indonesia akhirnya menang 4-2 melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit. Shayne sukses menjalankan tugasnya sebagai penendang keempat dan ikut mengantarkan Indonesia meraih gelar perdana FIFA ASEAN Cup.
Kontribusi itu menjadikan situasinya di Persija semakin menarik untuk dicermati. Setelah menjadi bagian dari tim nasional yang meraih gelar juara, ia justru belum mendapatkan kesempatan bermain reguler bersama klub.
Untuk sementara, Persija masih memiliki beberapa pilihan di posisi bek kiri. Pratama Arhan dan Dony Tri Pamungkas menjadi dua nama yang telah mendapatkan kesempatan tampil. Dengan ketatnya persaingan di posisi ini, Shayne perlu memanfaatkan setiap peluang yang tersedia untuk menunjukkan kesiapan dan kemampuannya.
Di sisi lain, kontrak Shayne bersama Persija masih berlaku hingga 30 Juni 2028. Artinya, masih ada waktu bagi pemain kelahiran 11 Agustus 1998 untuk memperjuangkan tempatnya di skuad Macan Kemayoran.
Persija dijadwalkan menghadapi Persebaya Surabaya pada 7 November dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027. Pertandingan itu bisa menjadi kesempatan berikutnya bagi Shayne untuk masuk dalam pertimbangan tim pelatih, meskipun belum ada kepastian mengenai peluang tampilnya.***











Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!